Definisi:
- · Sekumpulan data store(bisa dalam jumlah besar) yang tersimpan dalam magnetic disk, optical disk, dan medi penyimpanan lainnya.
- · Sekumpulan program-program aplikasi umum yang bersifat “batch” yang mengeksekusi dan memproses data secaara umum(hapus, cari, update, dll)
- · Basis data terdiri dari data yang dishare bagi banyak user dan memungkinkan pengunaan data yang sama pada waktu bersamaan oleh banyak user.
- · Koleksi terpadu dari data-data yang saling berkaitan dari seuatu enterprise. Mis. Basis data RS akan terdiri dari data0data seperti pasien, karyawan, dokter dan perawat.
Komponen
utama penyusun dari sebuah basis data:
- · Hardware
- · Operating System
- · Database
- · DBMS(Database Management System)
- · User
- · Optional Software
Dasar Basis Data
Data
Nilai yang turut mempresentasikan
deskripsi dari suatu objek atau kejadian(event).
Catatan:
data adalah bentuk jamak, bentuk tunggalnya adalah datum.
Informasi
Merupakan hasil dari pengolaan
data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya;
yang menggarmbarkan suatu kejadian-kejadian yang nyata digunakan untuk
pengambilan keputusan.
Sistem
Informasi
Sistem dalam organisasi yang
merupakan kombinasi dari orang-orang, fasilitas, teknologi, media,
prosedur-prosedur dan pengendalian untuk mendapatkan jalur komunikasi penting,
memproses tipe transaksi rutin tertentu, memberi sinyal kepada manajemen dan
yang lainnya terhadap kejadian-kejadian internal dan eksternal yang penting dan
menyediakan suatu dasar informasi untuk pengambilan keputusan.
Sistem informasi=Sistem
terotomas, terdiri dari beberapa komponen, antara lain:
Hardware:
CPU, Disk, terminal, printer.
Software: Sistem operasi, sistem database, prog. Pengontrol komunikasi, prog, aplikasi
Personil: Yang mengoperasikan sistem, menyediakan masukan, mengkonsumsi keluaran dan melakukan aktivitas manual yang mendukung sistem.
Data: Data yang tersimpan dalam jangja waktu tertentu.
Prosedur: Intruksi dan kebijakan untuk mengoperasikan sistem.
Software: Sistem operasi, sistem database, prog. Pengontrol komunikasi, prog, aplikasi
Personil: Yang mengoperasikan sistem, menyediakan masukan, mengkonsumsi keluaran dan melakukan aktivitas manual yang mendukung sistem.
Data: Data yang tersimpan dalam jangja waktu tertentu.
Prosedur: Intruksi dan kebijakan untuk mengoperasikan sistem.
Pengertian Database
Kumpulan
dari item yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya yang diorganisasikan
berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu, tersimpan di hardware komputer dan dengan software untuk melakukan manipulasi
untuk kegunaan tertentu.
Mengapa Diperlukan Database
- - Salah satu komponen penting dalam sistem informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi.
- - Menentukan kualitas informasi: akurat, tepat waktu dan relevan.
- - Mengurangi duplikasi data (data redudancy)
- - Hubungan data dapat ditingkatkan (data relatability)
- - Mengurangi pemborosan tempat simpanan luar
Pengertian DBMS
DBMS
atau Database Management System adalah
perangkat lunak yang didesain untuk membantu memelihara dan memanfaatkan
kumpulan data yang besar. DBMS adalah bagian perangkat lunak yang dirancang
untuk membuat tugas sebelumnya menjadi lebih mudah. Dengan menyimpan data dalam
DBMS, fitur DBMS untuk mengelola data dengan cara yang kuat dan efisien dapat
diterapkan. Karena volume data dan jumlah pengguna terus bertambah, maka dukungan
DBMS menjadi hal yang sangat diperlukan.
Manfaat DBMS
-
Kemandirian data (data
dependencies)
Menyediakan satu pandangan abstrak tentang data yang menyembunyikan detail tersebut.
Menyediakan satu pandangan abstrak tentang data yang menyembunyikan detail tersebut.
-
Akses data efisien
DBMS memanfaatkan berbagai teknik yang canggih untuk menyimpan dan mengambil data secara efisien. Fitur ini terutama penting jika data disimpan pada alat penyimpanan eksternal.
DBMS memanfaatkan berbagai teknik yang canggih untuk menyimpan dan mengambil data secara efisien. Fitur ini terutama penting jika data disimpan pada alat penyimpanan eksternal.
-
Integritas dan keamanan data
Jika data selalu diakses melalui DBMS, maka DBMS dapat memanfaatkan batasan integritas.
Jika data selalu diakses melalui DBMS, maka DBMS dapat memanfaatkan batasan integritas.
-
Administrasi data
Ketika beberapa pengguna berbagi data, pemusatan administrasi daapat memberikan perbaikan yang signifikan.
Ketika beberapa pengguna berbagi data, pemusatan administrasi daapat memberikan perbaikan yang signifikan.
-
Akses konkuren and crash recovery
DBMS menjadwalkan akses konkuren pada data dengan cara tertentu sehingga pengguna dapat memandang data sebagai data yang sedang diakses oleh
DBMS menjadwalkan akses konkuren pada data dengan cara tertentu sehingga pengguna dapat memandang data sebagai data yang sedang diakses oleh
-
Waktu pengembangan aplikasi
terkurangi
DBMS menjadi lebih kuat daripada aplikasi yang berdiri sendiri karena banyak tugas penting ditangani DBMS.
DBMS menjadi lebih kuat daripada aplikasi yang berdiri sendiri karena banyak tugas penting ditangani DBMS.
Character: merupakan bagian data yag terkeci, dapat berupa karakter numerik, huruf ataupun karakter-karatker khusus yang membentuk suatu item data/field.
Field: merepresentasikan suatu atribut dari record yang menunjukan suatu item dari data, seperti misalnya nama, alamat dan lain sebagainya.
Field Name: harus diberi nama untuk membedakan field yang satu dengan lainnya.
Field Representasikan: tipe field(karakter, teks, tanggal, angka, dsb), lebar field(ruang maksimum yang dapat diisi dengan karakter-karakter data).
Field Value: isi dari field untuk masing-masing record.
Record: kumpulan dari field membentuk suatu record. Record menggambarkan suatu unit data individu
File: File yang terdiri dari record-record yang menggambarkan satu kesatuan data yang sejenis.
Database: Kumpulan dari fle/tabel membentuk suatu database.
Bahasa Basis Data
Cara
berinteraksi antara pemakai dengan basis data diatur dalam suatu bahasa khusus
yang ditetapkan oleh perusahaan pembuat DBMS. Bahasa itu disebut bahasa basis
data.
- - Data Definition Language (DDL)
- - Data Manipulation Language (DML)
~ penyisipan/penambahan data baru ke suatu basis data
~penghapusan data dari suatu basis data
~pengubahan data di suatu basis data
Ada 2
jenis DML yaitu:
1. Prosedural,
yang
mensyaratkan agar menentukan data apa yang diinginkan serta bagaimana cara
mendapatkannya.
2. Non
prosedural, yang
membuat pemakai dapat menentukan data apa yang diinginkan tanpa menyebutkan
bagaimana cara mendapatkanya.








0 komentar:
Posting Komentar